By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Impactly AgencyImpactly AgencyImpactly Agency
  • Impactly
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • SEO
    • Research Keyword
    • Technical SEO
    • On Page SEO
    • Local SEO
    • Off Page SEO
  • Digital Marketing
  • Bisnis
Font ResizerAa
Impactly AgencyImpactly Agency
Font ResizerAa
  • Tentang Kami
  • Jasa Optimasi SEO
  • Kontak Kami
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • Kategori
    • Digital Marketing
    • SEO
    • Bisnis
    • Berita
Follow US
© 2023 - 2024 Impactly. All rights reserved.
Home > SEO > Kenali Apa itu Navigasi Website, Contoh dan Cara Membuatnya
SEO

Kenali Apa itu Navigasi Website, Contoh dan Cara Membuatnya

Pandy Apriyandi
Last updated: Rab, 07-Mei-2025 16:56
By Pandy Apriyandi 1.5k Views Add a Comment 1
Share
navigasi website adalah
SHARE

Kalau kamu pernah buka sebuah website terus bingung mau klik apa karena menunya berantakan, nah itu tandanya navigasi websitenya belum oke. Padahal, navigasi website itu penting banget buat bantu pengunjung menemukan informasi dengan cepat dan nyaman.

Navigasi yang jelas dan terstruktur bisa bantu pengunjung menemukan informasi yang mereka cari tanpa ribet, bikin mereka betah lebih lama, bahkan bisa ningkatin konversi juga. Selain itu, dari sisi SEO, navigasi yang baik bantu mesin pencari memahami struktur konten di website kamu.

Di artikel ini, Impactly akan kupas tuntas tentang apa itu navigasi website, jenis-jenisnya, dan gimana cara bikin struktur navigasi website yang efisien dan user-friendly. Yuk kita mulai, biar website kamu gak cuma keren tapi juga mudah dinavigasi!

Apa itu Navigasi Website

Navigasi website adalah sistem atau struktur menu pada website yang membantu pengunjung menjelajahi dan menemukan konten di dalam sebuah situs dengan mudah.

Ibarat peta di dalam mal, navigasi inilah yang memberikan arah ke pengunjung, mulai dari beranda ke halaman produk, ke blog, sampai ke kontak. Tanpa navigasi yang jelas, pengunjung bisa bingung, frustasi, dan akhirnya ninggalin website kamu begitu aja.

Contoh navigasi website bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti menu utama di atas halaman, link di sidebar, breadcrumb di atas konten, atau bahkan tombol di bagian footer. Tujuannya tetap satu yaitu mempermudah pengguna dalam menemukan apa yang mereka butuhkan tanpa harus “tersesat”.

Selain buat kenyamanan pengguna, navigasi yang baik juga penting banget buat SEO Marketing. Mesin pencari seperti Google menggunakan struktur navigasi untuk memahami isi dan hierarki halaman dalam sebuah situs. Jadi, makin rapi navigasinya, makin mudah juga Google nge-crawl dan nge-rank websitemu.

Jenis-jenis Navigasi Website dan Contohnya

Nah, biar pengalaman pengguna makin nyaman, kamu perlu tahu jenis-jenis navigasi yang bisa dipakai di website. Setiap jenis punya fungsi dan tempatnya masing-masing. Yuk kita bahas satu per satu!

Berikut jenis-jenis navigasi website dan contohnya:

1. Navigasi Utama (Main Navigation)

Navigasi utama (main navigation) adalah navigasi paling penting dan paling sering dilihat oleh pengunjung. Biasanya terletak di bagian atas halaman (header), dan menampilkan link ke halaman-halaman utama seperti Beranda, Produk, Tentang Kami, Layanan, Blog, dan Kontak. Navigasi utama harus ringkas, jelas, dan mudah diakses dari halaman mana pun di website.

Contoh navigasi utama di website toko online:

Home | Produk | Promo | Blog | Kontak

Kalau terlalu banyak menu, biasanya dikategorikan dalam drop-down agar tetap rapi.

2. Navigasi Sekunder (Secondary Navigation)

Navigasi ini muncul di bagian yang lebih tersembunyi seperti sidebar, atas header, atau footer. Isinya biasanya informasi tambahan yang tetap penting, seperti FAQ, login, kebijakan privasi, atau link ke halaman tertentu yang gak wajib muncul di menu utama.

Contoh navigasi sekunder di bagian bawah (footer):

Syarat & Ketentuan | Kebijakan Privasi | Bantuan | Karir

3. Breadcrumb Navigation (Navigasi Jejak Lokasi)

Breadcrumb adalah navigasi horizontal kecil yang menunjukkan posisi pengguna dalam struktur website. Sangat berguna untuk website yang punya banyak halaman atau struktur hierarki yang dalam (misalnya toko online atau blog dengan kategori kompleks).

Contoh Breadcrumb Navigation:

Home > Blog > Digital Marketing > Tips Navigasi Website

Breadcrumb bantu pengunjung balik ke kategori sebelumnya tanpa harus klik “Back”.

4. Navigasi Internal (In-Page Navigation)

Navigasi ini berupa link yang mengarah ke bagian tertentu dalam satu halaman (berupa anchor links atau daftar isi artikel), atau ke halaman lain dalam satu website (berupa internal link atau tombol call to action). Cocok banget buat artikel yang panjang atau halaman dokumentasi biar pengunjung gak capek scroll.

Contoh In Page Navigation:

Penggunaan In Page Nagivation pada daftar isi di awal artikel.

  1. Apa itu Navigasi Website
  2. Jenis Navigasi
  3. Tips Membuat Navigasi

Klik salah satu poin, langsung lompat ke bagian yang dimaksud.

5. Navigasi Hamburger (Mobile Navigation)

Ini navigasi yang muncul di tampilan mobile. Biasanya disembunyikan dalam ikon ☰ (tiga garis horizontal) di pojok atas layar. Setelah diklik, muncul menu drop-down atau slide-out. Desain ini dibuat agar tampilan tetap rapi dan gak makan banyak ruang di layar kecil.

Contoh Nagivasi Hamburger:

Ketika di website versi mobile: klik ikon ☰ lalu muncul:

Home | Tentang | Blog | Produk | Kontak

6. Navigasi Mega Menu

Kalau website kamu punya banyak kategori atau produk, mega menu bisa jadi pilihan. Ini adalah drop-down besar yang muncul saat pengguna hover di menu utama, menampilkan berbagai subkategori sekaligus.

Contoh Penggunaan Navigasi Mega Menu:

Website e-commerce besar seperti Tokopedia atau Shopee, saat arahkan kursor ke “Kategori”, akan muncul panel besar berisi daftar semua jenis produk.


Dengan mengenal berbagai jenis navigasi ini, kamu bisa mulai mikir mana yang cocok buat struktur website kamu. Mau yang simpel atau kompleks, yang penting navigasinya bikin pengunjung nyaman dan gak bikin mereka tersesat.

Elemen Penting dalam Navigasi Website

Agar navigasi website kamu efektif, ada beberapa elemen penting yang harus diperhatikan. Elemen-elemen ini bukan cuma bikin tampilan lebih rapi, tapi juga memudahkan pengunjung dalam menemukan apa yang mereka cari.

Berikut elemen-elemen penting yang harus ada dalam navigasi website:

1. Struktur Menu yang Logis dan Terorganisir

Menu utama adalah hal pertama yang dilihat oleh pengunjung. Jadi, penting banget untuk menata menu dengan struktur yang logis dan mudah dipahami. Kelompokkan link-link yang berkaitan dalam satu kategori yang jelas. Hindari menumpuk terlalu banyak menu dalam satu baris. Menu yang rapi memudahkan pengunjung untuk tahu kemana harus melangkah.

2. Label yang Jelas dan Deskriptif

Penggunaan label yang jelas pada setiap menu atau link sangat penting. Hindari menggunakan kata-kata yang ambigu atau terlalu teknis. Pilih kata yang mudah dimengerti oleh pengunjung, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali datang ke website kamu.

3. Konsistensi Desain di Seluruh Halaman

Pastikan desain navigasi konsisten di seluruh halaman website. Pengunjung harus merasa familiar dengan tampilan dan cara kerja menu di setiap halaman. Misalnya, posisi menu tetap di tempat yang sama, dan gaya desain menu juga konsisten di setiap halaman.

4. Responsif dan Mobile-Friendly

Karena sebagian besar pengunjung website mengaksesnya lewat perangkat mobile, pastikan navigasi website kamu responsif. Navigasi harus tetap mudah digunakan di berbagai ukuran layar, termasuk di smartphone atau tablet.

5. Tautan yang Mudah Diklik

Pastikan ukuran dan jarak antar tautan cukup besar dan mudah diklik, baik di desktop maupun di perangkat mobile. Hindari membuat link yang terlalu kecil, karena bisa membuat pengunjung kesulitan mengkliknya, terutama di perangkat mobile.

6. Fitur Pencarian yang Jelas

Fitur pencarian membantu pengunjung menemukan informasi spesifik di website tanpa harus menavigasi melalui menu. Pastikan ikon pencarian mudah ditemukan, dan hasil pencarian yang ditampilkan relevan dan cepat.

7. Indikator Status Halaman (Active Page Indicator)

Untuk memudahkan pengunjung mengetahui di halaman mana mereka berada, berikan indikator atau highlight pada menu yang sedang aktif. Ini akan memberi petunjuk yang jelas tentang halaman yang sedang dilihat pengunjung.

8. Penggunaan Breadcrumbs (Jejak Lokasi)

Breadcrumb adalah navigasi tambahan yang menunjukkan posisi pengguna di dalam website. Ini sangat berguna untuk website dengan banyak kategori atau halaman. Selain itu, breadcrumbs juga membantu pengunjung untuk kembali ke halaman sebelumnya tanpa harus klik tombol “Back”.

9. Footer Navigation

Footer adalah tempat yang tepat untuk menaruh link-link penting yang gak selalu perlu muncul di menu utama, seperti kebijakan privasi, syarat dan ketentuan, atau link ke media sosial. Pastikan footer juga terorganisir dan mudah diakses.


Dengan memperhatikan elemen-elemen ini, navigasi website kamu bisa jadi lebih efisien, memudahkan pengunjung, dan tentunya meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Selain itu, navigasi yang baik juga memberi dampak positif untuk SEO!

Cara Membuat Struktur Navigasi Website yang Efektif

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk menciptakan struktur navigasi yang efektif:

1. Tentukan Tujuan Website dan Prioritas Konten

Langkah pertama adalah mengetahui tujuan utama website dan konten mana yang paling penting. Memahami fokus website akan membantu menentukan halaman-halaman mana yang perlu diprioritaskan dalam navigasi.

2. Buat Struktur yang Logis dan Sederhana

Struktur navigasi harus disusun dengan cara yang logis dan mudah dipahami. Usahakan untuk menjaga jumlah menu utama tetap minimal, tanpa mengurangi kualitas navigasi. Terlalu banyak menu akan membingungkan pengunjung, sementara terlalu sedikit menu bisa membuat pengunjung kesulitan menemukan informasi penting.

3. Kelompokkan Halaman Berdasarkan Kategori

Pengelompokan halaman yang saling terkait dalam kategori yang jelas sangat penting. Hal ini membuat navigasi lebih terstruktur dan memudahkan pengunjung untuk menemukan informasi yang relevan dengan cepat.

4. Gunakan Label Menu yang Jelas dan Deskriptif

Pastikan setiap menu atau item navigasi diberi label yang jelas dan mudah dipahami. Hindari istilah yang ambigu atau sulit dimengerti, sehingga pengunjung bisa langsung tahu apa yang akan mereka temukan saat mengklik menu tersebut.

5. Prioritaskan Navigasi yang Paling Sering Diakses

Halaman yang paling penting dan paling sering diakses harus ditempatkan di bagian yang paling mudah dijangkau. Ini membantu pengunjung untuk menemukan informasi utama dengan cepat, tanpa harus menavigasi melalui banyak menu.

6. Gunakan Dropdown Menu untuk Kategori yang Lebih Banyak

Jika website memiliki banyak kategori atau subhalaman, menu dropdown bisa menjadi solusi untuk menjaga tampilan navigasi tetap bersih dan terorganisir. Ini juga membantu meminimalisir kebingungan pengunjung.

7. Buat Navigasi yang Responsif dan Mobile-Friendly

Karena banyak pengunjung mengakses website melalui perangkat mobile, pastikan navigasi mudah digunakan di berbagai ukuran layar. Struktur navigasi harus tetap jelas dan mudah diakses di desktop maupun di perangkat mobile.

8. Sertakan Fitur Pencarian yang Mudah Ditemukan

Fitur pencarian yang mudah diakses memungkinkan pengunjung untuk mencari informasi dengan cepat tanpa harus menavigasi melalui menu. Pencarian harus terletak di tempat yang mudah dijangkau agar pengunjung dapat menemukannya dengan mudah.

9. Gunakan Breadcrumb untuk Website yang Besar

Jika website memiliki banyak kategori atau halaman yang saling terkait, breadcrumb dapat membantu pengunjung melihat posisi mereka di dalam struktur website dan memungkinkan mereka untuk kembali ke halaman sebelumnya dengan mudah.

10. Uji Navigasi Secara Berkala

Setelah struktur navigasi diterapkan, lakukan uji coba secara berkala untuk memastikan navigasi bekerja dengan baik. Pengujian ini penting untuk melihat apakah pengunjung dapat menemukan informasi dengan mudah dan untuk mengidentifikasi area yang mungkin perlu perbaikan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu akan menciptakan struktur navigasi yang tidak hanya membantu pengunjung menemukan apa yang mereka cari, tetapi juga memberikan dampak positif pada pengalaman pengguna dan kinerja SEO website.

Struktur navigasi yang baik dapat meningkatkan interaksi pengunjung dengan situs kamu dan mengurangi bounce rate.


Navigasi website yang efektif sangat penting untuk menciptakan pengalaman pengguna yang nyaman dan meningkatkan performa SEO. Dengan struktur yang jelas dan mudah diakses, pengunjung dapat dengan cepat menemukan informasi yang mereka cari.

Jadi, pastikan navigasi website kamu selalu terorganisir dengan baik untuk mendukung kemudahan akses dan kepuasan pengguna. Semoga artikel ini bermanfaat dalam membantu kamu membangun navigasi website yang lebih baik!

Subscribe to Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Technical SEO
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Berikan Reaksi Kamu Tentang Artikel Ini
Love1
Sad0
By Pandy Apriyandi
Follow:
Seorang konsultan SEO dan performance marketing di Impactly Agency. Penulis ingin membagikan pengalamannya dalam menghandle digital marketing pada website bisnis di berbagai industri mulai dari website baru dan lama hingga website kecil dan besar (enterprise). Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Pandy sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital (omnichannel), mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa beriklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article struktur website yang baik Begini Cara Membuat Struktur Website yang Baik untuk SEO
Next Article blog adalah Kenali Apa itu Blog, Tujuan, Jenis, Struktur dan Cara Buatnya
Leave a comment Leave a comment
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad image
You Might Also Like
keyword intent
Search Intent: Kunci Utama Menulis Artikel Tepat Sasaran
Sel, 11-Mar-2025
berapa biaya seo yang wajar
Berbagai Biaya SEO yang Bisa Kamu Pilih Sesuai Kebutuhan
Sab, 06-Sep-2025
keunggulan dan kelemahan seo
9+ Kelebihan dan Kekurangan SEO, Simak Sebelum Menggunakan!
Sel, 29-Jul-2025
pertanyaan umum yang diajukan agency sebelum memulai seo
Pertanyaan Umum yang Diajukan Agency Sebelum Memulai SEO
Jum, 05-Sep-2025

Tentang Impactly

Impactly adalah konsultan sekaligus Digital Marketing Agency profesional dan terpercaya yang berorientasi data, transparan, dan menghasilkan kampanye yang Impactful untuk bisnis kamu.

Layanan
  • Jasa SEO
  • Jasa SEO Toko Online
  • Jasa Google Ads
  • Jasa Meta Ads
  • Jasa Website
  • Jasa Toko Online
  • Jasa Blog
Sitemap
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Studi Kasus
  • Blog
  • Terms and Conditions
  • Privacy Policy
Hubungi Kami
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
hi.impactly@gmail.com
082-12345-2127
Impactly AgencyImpactly Agency
© 2023 - 2025 Impactly. All rights reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?