Pernah nggak sih kamu mencoba ambil alih (take over) lokasi bisnis di Google Maps, tapi malah ditolak? Padahal udah merasa jadi pemilik sah, semua data udah lengkap, tapi tetap aja nggak disetujui.
Hal kayak gini memang bikin bingung, apalagi kalau lokasi itu penting banget buat branding atau biar pelanggan gampang nemuin tempatmu.
Nah, di artikel ini Impactly bakal bahas tuntas beberapa alasan kenapa take over lokasi Google Maps bisa ditolak, biar kamu bisa siap-siap dan nggak ngalamin hal yang sama lagi.
Alasan Take Over Google Maps Ditolak dan Solusinya
Pengajuan take over lokasi di Google Maps bisa ditolak karena beberapa alasan yang berkaitan dengan keakuratan, kepemilikan, dan kebijakan Google. Berikut beberapa alasan umum mengapa permintaan take over Google Maps tidak disetujui dan solusinya:
1. Lokasi Masih Dianggap Aktif oleh Pemilik Lama
Lokasi Google Maps bisa saja masih dianggap aktif oleh pemilik lama, jika Google menganggap bahwa:
- Profil masih aktif
- Ada aktivitas login dari pemilik lama
- Belum ada bukti yang kuat bahwa bisnis sudah berpindah tangan
- Lokasi masih diklaim oleh pemilik sebelumnya dan mereka menolak permintaan kamu, maka Google tidak akan langsung menyerahkan kepemilikan.
Solusi: Hubungi pemilik lama dan minta agar mereka mentransfer kepemilikan secara manual, atau tunggu proses verifikasi manual dari Google.
2. Bukti Kepemilikan Tidak Cukup Kuat
Google membutuhkan bukti bahwa kamu benar-benar pemilik atau pengelola sah lokasi tersebut, misalnya:
- Dokumen legal (SIUP, NPWP, akta perusahaan)
- Surat kuasa dari pemilik sebelumnya
- Alamat email bisnis resmi yang sesuai dengan domain
Solusi: Pastikan kamu menggunakan email resmi dan unggah dokumen pendukung yang kuat.
3. Informasi Lokasi Tidak Konsisten
Perbedaan nama, alamat, atau kategori bisnis antara yang kamu ajukan dan yang ada di Google Maps bisa membuat permintaan ditolak.
Solusi: Pastikan semua informasi yang kamu ajukan akurat dan konsisten dengan yang tampil di Maps atau sesuai dokumen resmi.
4. Terindikasi Klaim yang Tidak Valid atau Spam
Jika sistem Google mendeteksi aktivitas mencurigakan, atau akun kamu dianggap melakukan klaim berlebihan, maka permintaan akan ditolak.
Solusi: Gunakan akun yang terpercaya, jangan gunakan akun palsu atau anonim, dan jangan ajukan terlalu banyak lokasi sekaligus.
5. Tidak Menyelesaikan Proses Verifikasi
Misalnya kamu tidak merespons email konfirmasi, tidak mengisi PIN yang dikirim, atau tidak melengkapi langkah-langkah Google Business Profile.
Solusi: Pastikan kamu mengikuti semua tahap verifikasi sampai selesai.
Jadi, itulah beberapa alasan kenapa take over lokasi Google Maps bisa nggak disetujui. Meskipun kadang terasa ribet, semua proses itu sebenarnya dibuat supaya informasi yang tampil di Maps tetap akurat dan bisa dipercaya.
Kalau pengajuan kamu ditolak, jangan langsung panik—cek lagi datanya, pastikan semua sesuai, dan coba ajukan ulang dengan dokumen yang lebih lengkap.
Semoga setelah tahu penyebabnya, proses take over lokasi kamu bisa berjalan lebih lancar. Jika kamu juga punya pengalaman tentang ini, boleh diceritakan melalui kolom komentar ya!



