By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Impactly AgencyImpactly AgencyImpactly Agency
  • Impactly
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • SEO
    • Research Keyword
    • Technical SEO
    • On Page SEO
    • Local SEO
    • Off Page SEO
  • Digital Marketing
  • Bisnis
Font ResizerAa
Impactly AgencyImpactly Agency
Font ResizerAa
  • Tentang Kami
  • Jasa Optimasi SEO
  • Kontak Kami
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • Kategori
    • Digital Marketing
    • SEO
    • Bisnis
    • Berita
Follow US
© 2023 - 2024 Impactly. All rights reserved.
Home > SEO > Pahami Backlink untuk SEO, Ini Yang Perlu Kamu Ketahui!
SEO

Pahami Backlink untuk SEO, Ini Yang Perlu Kamu Ketahui!

Pandy Apriyandi
Last updated: Kam, 01-Mei-2025 17:31
By Pandy Apriyandi 445 Views Add a Comment 1
Share
backlink adalah
SHARE

Backlink adalah salah satu hal yang sering dibicarakan dalam dunia SEO, tapi seringkali masih bikin bingung banyak orang. Jadi, apa sih sebenarnya backlink itu? Singkatnya, backlink adalah link yang mengarah ke website kamu dari website lain.

Meskipun terkesan simpel, backlink memiliki peran besar dalam memperkuat SEO website dan peringkat website di mesin pencari seperti Google. Semakin banyak backlink berkualitas yang dimiliki website kamu, semakin besar peluang untuk tampil lebih tinggi di hasil pencarian.

Nah, di artikel ini, Impactly akan bahas lebih lanjut tentang apa itu backlink, kenapa penting, dan bagaimana cara membangunnya. Yuk simak!

Apa itu Backlink?

Apa yang dimaksud dengan backlink? Backlink adalah tautan (link) yang mengarah dari satu situs web ke situs web lainnya. Dengan kata lain, jika situs A menautkan halaman dari situs B, maka halaman B mendapatkan backlink dari halaman A. Backlink sering dianggap sebagai “suara” atau rekomendasi dari satu situs ke situs lain.

Jadi, semakin banyak backlink dari website terpercaya yang mengarah ke website kamu, semakin Google percaya kalau konten di situsmu relevan dan pantas untuk muncul di hasil pencarian.

Tapi yang perlu diingat, bukan cuma jumlah backlink yang penting, tapi kualitasnya juga. Kalau backlink berasal dari situs yang punya reputasi bagus dan relevan dengan topik yang kamu bahas, dampaknya bakal jauh lebih besar dibandingkan backlink dari situs yang kurang berkualitas.

Jadi, backlink itu nggak hanya soal banyak-banyakan, tapi juga soal strategi dan kualitas!

Mengapa Backlink Penting untuk SEO?

Mengapa backlink penting dalam strategi SEO? Mesin pencari seperti Google menggunakan backlink sebagai indikator kredibilitas dan kualitas sebuah situs web. Semakin banyak backlink berkualitas yang dimiliki sebuah situs, semakin tinggi kemungkinan situs tersebut untuk mendapatkan peringkat lebih baik di hasil pencarian.

Selain itu, backlink juga punya berfungsi dalam membantu Google buat ngecrawl (menelusuri) halaman-halaman di website kamu. Dengan kata lain, backlink bisa mempermudah Google buat menemukan dan mengindeks halaman-halaman baru di website kamu, yang tentunya juga berpengaruh ke SEO.

Namun sebelum membangun backlink, pastikan kamu sudah membangun fondasi SEO dengan baik melalui Technical SEO dan juga mempunyai konten berkualitas melalui On Page SEO.

Karena tanpa diimbangi kedua hal tersebut, dampak yang dihasilkan backlink tidak akan bertahan lama dan kamu telah mengeluarkan biaya besar dengan sia-sia untuk membayar backlink yang berkualitas.

Jenis-jenis Backlink dan Contohnya

Ada beberapa jenis backlink yang biasa digunakan dalam strategi SEO yang terbagi menjadi dua segmentasi yaitu berdasarkan tag html dan placementnya. Berikut beberapa jenisnya dan contohnya:

Backlink Dari Segi Tag HTML

Jenis backlink berdasarkan tag HTML terbagi menjadi 3 yaitu backlink dofollow, nofollow, dan sponsored. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Backlink Dofollow

Apa itu backlink do follow? Backlink Dofollow adalah jenis tautan (link) yang mengizinkan crawler mesin pencari mengikuti link ke situs web yang ditautkan untuk memberikan sinyal ke Google. Ini adalah jenis backlink yang paling berpengaruh untuk SEO.

Ibaratnya, ketika sebuah link bersifat dofollow, itu memberi “suara” atau otoritas kepada website yang ditautkan. Artinya, backlink dofollow bisa membantu meningkatkan peringkat situs di hasil pencarian.

Itulah mengapa banyak orang mencari tautan ini walaupun harganya agak mahal. Namun perlu diingat, jika porsi backlinknya terlalu banyak dan meragukan, akan menyebabkan kena sanksi oleh mesin pencari.

Jadi penting untuk tetap berfokus pada kualitas daripada kuantitas. Tetaplah sesuai porsinya, karena yang berlebihan itu tidak baik!

Cara Membuat Backlink Dofollow:

Untuk membuat kode backlink dofollow, Anda cukup menyisipkan tag HTML anchor dengan atribut href yang mengarah ke URL yang diinginkan, tanpa menambahkan atribut rel="nofollow". Secara default, link ini akan dianggap sebagai “dofollow.”

Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat backlink dofollow:

<a href="https://www.impactly.id" target="_blank">Jasa SEO</a>

Penjelasan:

  • <a href="https://www.impactly.id": Ini adalah URL tujuan backlink.
  • target="_blank": Membuka tautan di tab baru (opsional).
  • Jasa SEO: Anchor Text yang digunakan sebagai teks yang akan ditampilkan sebagai tautan.
  • Tidak ada atribut rel="nofollow", sehingga ini adalah link dofollow.

Jika kamu ingin mengatur tautan ke halaman tertentu atau menambahkan atribut lainnya, kamu bisa memodifikasinya sesuai kebutuhan.

2. Backlink Nofollow

Berbeda dengan dofollow, backlink nofollow adalah jenis tautan (link) yang tidak memberikan otoritas atau “suara” ke website yang ditautkan. Biasanya, jenis backlink ini digunakan untuk link yang nggak terlalu diinginkan untuk dipromosikan, seperti di komentar atau iklan.

Meskipun nggak berpengaruh langsung pada SEO, backlink nofollow tetap bisa mendatangkan traffic ke website kamu.

Cara Membuat Backlink Nofollow:

Untuk membuat kode backlink dengan atribut nofollow, Anda hanya perlu menambahkan atribut rel="nofollow" dalam tag <a>. Ini akan memberi tahu mesin pencari untuk tidak mengikuti atau memberikan nilai SEO pada tautan tersebut.

Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat backlink nofollow:

<a href="https://www.impactly.id" target="_blank" rel="nofollow">Jasa SEO</a>

Penjelasan:

  • <a href="https://www.impactly.id": URL tujuan backlink.
  • target="_blank": Membuka tautan di tab baru (opsional).
  • rel="nofollow": Menandakan bahwa tautan ini adalah nofollow, artinya mesin pencari tidak akan memberikan nilai SEO kepada link tersebut.
  • Jasa SEO: Anchor Text yang digunakan sebagai teks yang akan ditampilkan sebagai tautan.

Dengan menambahkan rel="nofollow", mesin pencari seperti Google tidak akan menganggap tautan ini sebagai suara untuk tujuan SEO.

3. Backlink Sponsored

Backlink Sponsored adalah jenis tautan (link) yang ditandai sebagai tautan berbayar atau sponsor dalam isi kontennya. Sesuai dengan namanya, biasanya tautan ini akan mengarahkan ke halaman produk atau layanan yang dibiayai secara khusus (sponsor).

Nantinya, Google akan mengenali link tersebut digunakan untuk tujuan promosi dan tidak akan mengganggapnya sebagai link spam. Dengan begitu Google akan tetap mempertimbangkan peringkatnya di halaman pencarian untuk berada di posisi terbaik.

Cara Membuat Backlink Sponsored:

Untuk membuat backlink dengan atribut sponsored, Anda hanya perlu menambahkan atribut rel="sponsored" di dalam tag <a>. Atribut ini memberi tahu mesin pencari bahwa tautan tersebut merupakan hasil dari iklan atau kemitraan berbayar.

Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat backlink dengan atribut sponsored:

<a href="https://www.impactly.id" target="_blank" rel="sponsored">Jasa SEO</a>

Penjelasan:

  • <a href="https://www.impactly.id": URL tujuan backlink.
  • target="_blank": Membuka tautan di tab baru (opsional).
  • rel="sponsored": Menandakan bahwa tautan tersebut berasal dari iklan atau kemitraan berbayar.
  • Jasa SEO: Anchor Text yang digunakan sebagai teks yang akan ditampilkan sebagai tautan.

Dengan menambahkan rel="sponsored", Anda memberi tahu mesin pencari bahwa tautan tersebut adalah hasil dari sponsor atau kerja sama berbayar, yang membantu mengidentifikasi tautan dengan tujuan pemasaran atau periklanan.

Backlink Dari Segi Placement

Backlink dari segi placement atau penempatan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Backlink Alami atau UGC (User Generated Content)

Backlink UGC adalah jenis backlink yang didapatkan secara alami dan gratis melalui konten yang relevan, seperti artikel yang membahas topik terkait. Biasanya, backlink gratis diberikan karena konten di website kamu dianggap bermanfaat atau informatif.

2. Backlink Guest Post

Jenis backlink ini diperoleh dengan menulis artikel di website orang lain (guest post) dan menyertakan link ke website kamu di dalamnya. Ini cara yang efektif untuk mendapatkan backlink berkualitas, terutama jika website yang menerima guest post memiliki otoritas tinggi.

3. Backlink Profile

Backlink profile itu adalah tautan yang berasal dari halaman profil pengguna di platform seperti media sosial, forum, atau situs lainnya. Biasanya, backlink ini muncul di bagian “tentang saya” atau “bio” untuk memperkenalkan diri dan menyertakan link ke website atau sumber yang relevan.

Walaupun backlink bisa ditempatkan di banyak tempat di situs web, tetapi tidak semua tempat punya kualitas yang sama. Backlink yang paling berkualitas adalah yang diletakkan dalam konten yang relevan, bukan di bagian bawah blog, kolom komentar, atau halaman profil.

4. Backlink Media Sosial

Backlink media sosial adalah tautan yang mengarah ke website kamu yang ditempatkan di konten media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan lainnya.

Meskipun backlink dari media sosial sering kali bersifat nofollow (yang berarti tidak memberikan “suara” atau otoritas langsung untuk SEO), mereka tetap berperan penting. Backlink media sosial bisa membantu meningkatkan visibilitas website kamu, mendatangkan traffic, dan membangun kredibilitas online.

5. Backlink Forum dan Komentar

Backlink dari forum atau kolom komentar bisa didapatkan dengan meninggalkan komentar yang relevan dan menyertakan link ke website kamu. Namun, backlink jenis ini lebih bersifat nofollow dan biasanya tidak terlalu berpengaruh besar untuk SEO, meskipun bisa mendatangkan traffic.

Setiap jenis backlink memiliki pengaruh yang berbeda terhadap SEO, jadi penting untuk mendapatkan kombinasi backlink yang berkualitas agar hasilnya lebih maksimal!

Cara Kerja Backlink

Bagaimana cara kerja backlink? Backlink itu seperti rekomendasi dari situs web lain ke situs kita. Misalnya, jika ada blog lain yang menulis tentang topik yang sama dengan situs kita dan menaruh link menuju halaman kita, itu seperti mereka bilang, “Eh, situs ini juga penting, coba cek deh!”.

Search engine seperti Google melihat backlink ini sebagai sinyal bahwa situs kita mungkin memang berkualitas dan relevan, jadi mereka bakal memberi peringkat yang lebih tinggi di hasil pencarian.

Tapi, bukan cuma banyaknya link yang dihitung, kualitasnya juga penting. Kalau link tersebut datang dari situs yang sudah terpercaya dan punya banyak pengunjung, itu jauh lebih berharga dibandingkan dengan link dari situs yang nggak jelas.

Jadi, semakin banyak situs bagus yang memberi link ke situs kita, akan memperkuat posisi kita di halaman pertama atau bahkan rank 1 Google!

Cara Mudah Mendapatkan Backlink Berkualitas

Lalu bagaimana cara mendapatkan backlink? Buat dapetin backlink yang berkualitas, kita perlu punya strategi yang nggak cuma asal dapat link aja, tapi link yang bener-bener bisa ngasih pengaruh positif buat SEO kita.

Nah, berikut beberapa cara mudah dan efektif untuk mendapatkan backlink yang berkualitas:

  1. Buat Konten Berkualitas
    Ini sih yang paling dasar. Kalau konten kamu menarik dan bermanfaat, orang bakal lebih cenderung memberikan referensi dengan menautkan link ke konten kamu. Jadi pastiin konten kamu nggak cuma sekedar tulisan, tapi juga memberi solusi atau jawaban atas apa yang orang cari.
  2. Menulis Guest Post
    Cari blog atau website lain yang relevan dengan niche kamu, lalu berikan penawaran untuk menulis artikel (guest post). Biasanya, pemilik website seneng banget kalau ada yang mau bantuin buat nulis artikel yang menarik. Pastikan kamu kasih nilai lebih di artikel tersebut supaya orang-orang mau memberikan link ke sana.
  3. Membangun Relasi
    Coba bangun hubungan dengan blogger atau web owner yang relevan. Interaksi lewat media sosial, komen di blog mereka, atau kirim email personal. Kalau udah deket, mungkin mereka bakal lebih terbuka buat ngasih backlink ke kamu.
  4. Tulis Konten yang Shareable
    Konten yang gampang dishare, kayak infografis atau artikel yang lucu tapi informatif, sering banget dijadiin rujukan orang lain buat dibagikan. Dengan begitu, backlink pun akan dengan mudah didapatkan. Poin plusnya, kamu mendapatkan backlink alami dengan gratis.
  5. Pakai Teknik Broken Link Building
    Cek website-website yang udah ada link rusaknya (broken links) dan tawarkan artikel kamu sebagai pengganti. Cara ini cukup efektif karena pemilik website biasanya pengen nge-fix broken link di situs mereka.
  6. Manfaatkan Website Direktori
    Banyak direktori bisnis atau website review yang bisa jadi tempat lo buat masukin link. Misalnya, kamu bisa daftarin website kamu di website direktori dengan niche yang relevan. Walaupun ini tidak memberikan sinyal yang kuat ke Google, tapi tetap bisa membantu untuk mendapatkan trafik.
  7. Bergabung di Forum atau Komunitas
    Kalau ada forum atau komunitas yang relevan dengan niche kamu, aktif aja di sana. Misalnya jawab pertanyaan atau sharing info yang berguna, dan secara natural kamu bisa ninggalin link yang mengarah ke artikel kamu.
  8. Minta Backlink dari Teman atau Kolega
    Jangan ragu buat minta backlink dari orang yang udah kamu kenal atau pernah bekerja sama. Kalau konten kamu bagus dan relevan, mereka bakal lebih senang kasih backlink ke kamu.

Intinya, nggak cuma tentang banyaknya backlink, tapi juga kualitasnya. Jadi, fokus sama konten yang menarik dan bangun hubungan yang baik, dan backlink pun akan datang dengan sendirinya.

Indikator Penting Backlink dan Cara Analisisnya

Apa indikator backlink? Ada beberapa indikator penting yang perlu diperhatikan dalam backlink untuk dianalisis lebih lanjut, antara lain:

  1. Relevansi Konten
    Backlink dari website yang kontennya relevan dengan topik kita lebih bernilai. Misalnya, jika kamu punya website tentang teknologi dan dapat backlink dari website teknologi juga, itu lebih baik daripada backlink dari website yang nggak ada hubungannya.
  2. Anchor Text
    Anchor text adalah kata atau frasa yang digunakan dalam hyperlink. Semakin relevan dan deskriptif anchor text-nya, semakin baik. Misalnya, “belajar SEO” lebih bagus daripada “klik di sini”.
  3. Jumlah Backlink dari Halaman yang Sama
    Jangan cuma fokus pada satu halaman yang memberikan banyak backlink. Kalau satu halaman memberikan terlalu banyak backlink, Google bisa menganggapnya spam. Lebih baik variasikan sumber backlink.
  4. DoFollow vs NoFollow
    Backlink yang “dofollow” itu mengirimkan “nilai” SEO ke website kita, sementara “nofollow” tidak. Tapi, keduanya tetap penting. Dofollow dapat memberikan sinyal SEO dan traffic, sedangkan nofollow hanya bisa mengarahkan traffic ke website kita.
  5. Kecepatan dan Keragaman Backlink
    Terlalu cepat mendapatkan banyak backlink dalam waktu singkat bisa dianggap mencurigakan. Sebaiknya backlink datang secara alami dan dari berbagai sumber, bukan cuma satu atau dua.
  6. Trafik yang Dihasilkan
    Backlink yang berasal dari website yang memiliki pengunjung aktif dan tinggi dapat mendatangkan trafik langsung ke website kita. Ini bisa menjadi nilai tambah selain sekadar pengaruh SEO.

Intinya, kualitas lebih penting daripada kuantitas! Jadi, fokuslah pada mendapatkan backlink yang alami dan dari sumber yang relevan dan terpercaya.

Kesalahan Umum dalam Membangun Backlink dan Solusinya

Membangun backlink itu penting buat SEO, tapi ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan orang. Yuk, kita bahas beberapa yang perlu dihindari biar hasilnya maksimal!

  1. Menggunakan Backlink dari Situs yang Tidak Relevan
    Banyak orang asal menaruh backlink di situs apa aja tanpa memikirkan relevansinya. Padahal, backlink dari situs yang nggak ada hubungannya sama topik kamu justru bisa merugikan.

    Cobalah dapatkan backlink dari situs yang topiknya sejalan dengan niche kamu. Misalnya, kalau kamu punya blog kuliner, dapatkan backlink dari situs-situs makanan atau resep.
  2. Terjebak dalam Backlink Berkualitas Rendah
    Jangan hanya fokus pada jumlah backlink, tapi kualitasnya juga penting. Backlink dari situs yang spammy atau rendah kualitasnya malah bisa bikin reputasi situs kamu buruk di mata Google. Pilihlah situs yang berkualitas dan terpercaya.
  3. Menggunakan Teknik Black-Hat SEO
    Banyak yang tergoda dengan cara cepat seperti membeli backlink dari layanan yang nggak jelas. Teknik seperti ini bisa langsung kena penalti dari Google. Mending fokus ke cara yang alami, seperti membuat konten yang bermanfaat dan relevan, serta mendapatkan backlink secara organik.
  4. Mengabaikan Variasi Backlink
    Jangan cuma fokus pada satu jenis backlink, seperti dari forum atau blog dofollow. Backlink yang variatif dari berbagai sumber, termasuk media sosial, komentar blog, dan lainnya bisa membantu meningkatkan otoritas situs kamu dengan lebih alami.
  5. Terlalu Banyak Backlink dalam Waktu Singkat
    Kalau kamu tiba-tiba dapat banyak backlink dalam waktu singkat, Google bisa mencurigainya sebagai manipulasi. Ini bisa menyebabkan penalti. Sebaiknya, bangun backlink secara bertahap, supaya terlihat alami dan alami saja.
  6. Tidak Memeriksa Kualitas Link yang Diterima
    Setelah dapat backlink, jangan lupa untuk memeriksa kualitas link tersebut. Link yang rusak atau mati (broken link) bisa merugikan SEO kamu. Pastikan semua backlink yang kamu dapat berfungsi dengan baik.
  7. Tidak Memanfaatkan Anchor Text dengan Bijak
    Anchor text yang digunakan dalam backlink juga penting. Jangan terlalu sering pakai keyword yang sama. Anchor text yang bervariasi dan relevan lebih aman dan alami, jadi hindari keyword stuffing dalam anchor text.

Intinya, fokuslah pada kualitas, relevansi, dan keberagaman dalam membangun backlink, daripada terburu-buru mengejar jumlah besar yang malah bisa merugikan.

FAQ

Berapa lama backlink bertahan?

Lama bertahan backlink bisa bervariasi, tergantung beberapa faktor. Secara umum, backlink bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Tetapi ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi durasinya, antara lain:

  1. Kualitas Situs yang Memberikan Backlink
    Backlink yang datang dari situs berkualitas tinggi, misalnya yang punya otoritas dan reputasi baik, biasanya lebih stabil dan bertahan lama. Tapi, kalau backlink berasal dari situs yang kurang terpercaya, kemungkinan backlink itu bisa hilang atau dihapus lebih cepat.
  2. Perubahan di Situs yang Memberikan Backlink
    Jika situs tempat kamu mendapatkan backlink menghapus kontennya, mengganti URL, atau bahkan menutup situsnya, backlink itu bisa hilang begitu saja. Jadi, keberlanjutan backlink tergantung pada bagaimana situs pemberi link tersebut dikelola.
  3. Update Algoritma Google
    Google sering melakukan pembaruan algoritma, dan kadang perubahan tersebut bisa mempengaruhi seberapa relevan dan bernilai backlink tertentu. Backlink yang dulu kuat bisa jadi kurang efektif setelah update algoritma, meskipun tetap ada di situs yang memberi link.
  4. Praktik SEO yang Dilakukan oleh Pemilik Situs
    Kalau pemilik situs tempat kamu dapat backlink melakukan pembersihan link atau mengubah link struktur secara besar-besaran, bisa jadi backlink itu akan dihapus atau diubah.
  5. Konsistensi Konten yang Mendapatkan Backlink
    Jika konten yang diberi backlink tetap relevan dan terus dikunjungi orang, backlink tersebut cenderung lebih bertahan lama. Konten yang terus update dan berkualitas tinggi akan membuat backlink tetap bernilai.

Secara umum, banyak backlink yang bertahan bertahun-tahun, tapi tetap penting untuk memeriksa secara berkala kualitas dan keberadaan backlink tersebut. Jika backlink hilang atau tidak relevan lagi, kamu bisa mencari backlink baru untuk menggantinya!

Apakah backlink bagus untuk SEO?

Iya, backlink itu sangat bagus untuk SEO! Backlink adalah salah satu faktor penting yang digunakan oleh mesin pencari, seperti Google, untuk menentukan peringkat suatu halaman di hasil pencarian.

Kenapa? Karena backlink dianggap sebagai “suara” atau rekomendasi dari situs lain yang memberi tahu Google bahwa konten kamu berkualitas dan layak untuk direkomendasikan.

Namun, perlu diingat bahwa kualitas backlink lebih penting daripada kuantitasnya. Jadi, fokuslah pada mendapatkan backlink dari situs yang benar-benar relevan, berkualitas, dan punya otoritas, daripada sekadar mengejar jumlah backlink sebanyak mungkin.

Bisakah backlink merusak situs Anda?

Iya, backlink juga bisa merusak situs kalau tidak dibangun dengan hati-hati. Meskipun backlink bisa sangat bermanfaat untuk SEO, ada beberapa cara backlink yang salah atau tidak sesuai bisa merugikan situs kamu. Berikut beberapa cara backlink bisa merusak situs:

  1. Backlink dari Situs Spam atau Berkualitas Rendah
  2. Backlink yang Tidak Relevan
  3. Backlink yang Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat
  4. Taktik Black-Hat SEO (Manipulasi Backlink)
  5. Backlink Broken atau Mengarah ke Halaman yang Tidak Ada
  6. Over-Optimized Anchor Text

Intinya, backlink memang penting, tapi kualitas lebih penting daripada kuantitas. Dapatkan backlink dari situs yang relevan, berkualitas, dan alami. Hindari menggunakan teknik manipulasi atau mencoba mendapatkan backlink dengan cara-cara yang tidak etis, karena itu bisa merusak situs kamu.

Subscribe to Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Off Page SEO
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Berikan Reaksi Kamu Tentang Artikel Ini
Love0
Sad0
By Pandy Apriyandi
Follow:
Seorang konsultan SEO dan performance marketing di Impactly Agency. Penulis ingin membagikan pengalamannya dalam menghandle digital marketing pada website bisnis di berbagai industri mulai dari website baru dan lama hingga website kecil dan besar (enterprise). Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Pandy sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital (omnichannel), mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa beriklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article search engine optimization Seberapa Sering SEO Harus Dilakukan untuk Hasil Maksimal?
Next Article perbedaan seo on page dan seo off page Apa Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page? Ini Bedanya!
Leave a comment Leave a comment
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad image
You Might Also Like
apa itu keyword
Mengenal Arti Keyword, Jenis dan Contohnya pada SEO
Rab, 09-Apr-2025
competitive analysis adalah
Competitor Analysis: Arti, Mengapa Penting dan Contohnya
Rab, 02-Jul-2025
kesalahan seo dan solusinya
20+ Kesalahan Umum SEO yang Sering Terjadi dan Solusinya
Sel, 29-Jul-2025
featured snippet adalah
Kenali Featured Snippet dan Cara Mudah Mendapatkannya
Kam, 17-Apr-2025

Tentang Impactly

Impactly adalah konsultan sekaligus Digital Marketing Agency profesional dan terpercaya yang berorientasi data, transparan, dan menghasilkan kampanye yang Impactful untuk bisnis kamu.

Layanan
  • Jasa SEO
  • Jasa SEO Toko Online
  • Jasa Google Ads
  • Jasa Meta Ads
  • Jasa Website
  • Jasa Toko Online
  • Jasa Blog
Sitemap
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Studi Kasus
  • Blog
  • Terms and Conditions
  • Privacy Policy
Hubungi Kami
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
hi.impactly@gmail.com
082-12345-2127
Impactly AgencyImpactly Agency
© 2023 - 2025 Impactly. All rights reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?