By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Impactly AgencyImpactly AgencyImpactly Agency
  • Impactly
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • SEO
    • Research Keyword
    • Technical SEO
    • On Page SEO
    • Local SEO
    • Off Page SEO
  • Digital Marketing
  • Bisnis
Font ResizerAa
Impactly AgencyImpactly Agency
Font ResizerAa
  • Tentang Kami
  • Jasa Optimasi SEO
  • Kontak Kami
  • Layanan
    • Jasa SEO
    • Jasa SEO Toko Online
    • Jasa Google Ads
    • Jasa Meta Ads
    • Jasa Website
    • Jasa Blog
  • Kategori
    • Digital Marketing
    • SEO
    • Bisnis
    • Berita
Follow US
© 2023 - 2024 Impactly. All rights reserved.
Home > SEO > Berbagai Perbedaan HTTP dan HTTPS, Mana yang Lebih Aman?
SEO

Berbagai Perbedaan HTTP dan HTTPS, Mana yang Lebih Aman?

Pandy Apriyandi
Last updated: Sen, 30-Jun-2025 11:08
By Pandy Apriyandi 432 Views Add a Comment 1
Share
SHARE

Saat kamu lagi buka sebuah website, pernah nggak sih ngeh kalau ada yang diawali dengan “http://” dan ada juga yang pakai “https://”? Nah, mungkin kelihatannya cuma beda satu huruf doang, tapi ternyata maknanya cukup besar, lho!

Buat kamu yang suka browsing atau punya website sendiri, penting banget buat tahu perbedaan HTTP dan HTTPS. Soalnya, ini bukan cuma soal tampilan di address bar, tapi juga soal keamanan data di internet terlebih untuk pemilik bisnis terkait data pengunjung web.

Di dalam artikel ini, Impactly akan jelaskan perbedaan http dan https, mengapa https lebih aman, apa saja resiko menggunakan http, serta pentingnya keamanan dalam transaksi. Yuk simak!

Pengertian HTTP

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. Ini adalah protokol yang digunakan untuk mengirim dan menerima data di internet — terutama saat kamu mengakses halaman web lewat browser.

HTTP seperti “bahasa” yang dipakai antara browser (seperti Chrome, Firefox) dan server tempat website berada. Saat kamu mengetik alamat web dan tekan enter, browser akan mengirim permintaan (request) ke server menggunakan HTTP. Server lalu merespons dengan mengirimkan isi website, seperti teks, gambar, dan video, ke browser kamu.

Tapi perlu dicatat, HTTP tidak mengenkripsi data. Jadi, semua informasi yang dikirim lewat HTTP bisa dilihat oleh pihak ketiga (misalnya hacker) jika mereka menyadap koneksi kamu.

Pengertian HTTPS

HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure. Sederhananya, ini adalah versi aman dari HTTP—protokol yang digunakan buat komunikasi antara browser dan server web.

Kalau HTTP ibarat ngobrol di tempat umum tanpa bisik-bisik, HTTPS itu kayak ngobrol di ruangan tertutup dan diamankan, jadi cuma kamu dan lawan bicara yang tahu isinya.

Perbedaan utamanya ada pada kata “Secure”, yang artinya koneksi dienkripsi menggunakan protokol keamanan seperti SSL/TLS (Secure Sockets Layer/Transport Layer Security). Ini membuat data yang dikirim dan diterima jadi terlindungi dari penyadapan atau pencurian oleh pihak ketiga.

Contohnya, saat kamu login ke akun media sosial, belanja online, atau isi data pribadi, HTTPS menjaga agar informasi penting itu nggak bocor ke orang yang nggak berhak.

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Apa itu perbedaan http dan https? Berikut bedanya HTTP vs HTTPS dari berbagai sisi terutama untuk pemilik website dan bisnis:

1. Keamanan Data Pengunjung Website

Perbedaan paling utama antara HTTP dan HTTPS terletak pada keamanan datanya. HTTP mengirimkan data dalam bentuk teks biasa, alias tanpa enkripsi.

Sebaliknya, HTTPS sudah dilengkapi dengan sistem enkripsi yang bikin data jadi lebih aman. Jadi walaupun ada yang mencoba menyadap, mereka cuma dapat data acak yang nggak bisa dibaca.

Jadi, kalau kamu lagi akses website pakai HTTP, data yang dikirim—termasuk informasi login atau data pribadi—bisa dengan mudah disadap oleh pihak ketiga, terutama saat kamu pakai WiFi publik. Namun website yang menggunakan HTTPS lebih aman.

2. Keamanan dan Kerahasiaan Data Pelanggan

HTTPS juga berperan penting dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan data pelanggan. Kalau kamu punya website yang mengumpulkan data pengguna, seperti nama, email, nomor HP, atau bahkan alamat, maka HTTPS membantu menjaga semua data itu tetap aman.

Dengan enkripsi, data pelanggan tidak hanya terlindungi dari peretasan, tapi juga membangun kepercayaan pengguna bahwa informasi mereka nggak akan bocor sembarangan. Di zaman sekarang, menjaga privasi pengguna jadi nilai lebih yang nggak bisa dianggap sepele.

3. Keamanan dalam Transaksi Online

Salah satu alasan utama kenapa HTTPS sangat direkomendasikan adalah karena keamanannya dalam transaksi online. Saat kamu melakukan pembayaran, misalnya pakai kartu kredit di toko online, HTTPS memastikan semua informasi yang kamu masukkan terenkripsi dan tidak bisa dibaca oleh orang lain.

Dengan HTTP, data kartu kamu bisa aja disadap di tengah jalan, dan ini tentu sangat berisiko. Jadi, kalau ada website jualan online tapi masih pakai HTTP—mending pikir dua kali sebelum checkout.

4. Kepercayaan Pengunjung & Customer

HTTPS bikin pengunjung lebih nyaman dan percaya untuk mengakses website kamu, terutama kalau mereka harus mengisi form atau melakukan transaksi online. Sebaliknya, situs yang masih pakai HTTP cenderung bikin pengunjung ragu karena dianggap kurang aman. Apalagi sekarang orang makin peduli soal privasi dan perlindungan data.

5. Pengaruh terhadap SEO

Dari sisi SEO (Search Engine Optimization), HTTPS punya nilai lebih. Google secara resmi mengumumkan bahwa mereka lebih memprioritaskan situs yang pakai HTTPS di hasil pencarian.

Jadi, kalau kamu pemilik website dan mau ranking lebih baik di Google, pindah ke HTTPS bisa jadi langkah penting. Situs HTTP cenderung kurang disukai mesin pencari, apalagi kalau kontennya mengandung data pengguna.

6. Penggunaan Sertifikasi SSL

HTTPS menggunakan sertifikat keamanan yang disebut SSL (Secure Sockets Layer) atau sekarang lebih umum disebut TLS (Transport Layer Security). Sertifikat ini ibarat identitas resmi dari sebuah website, yang menunjukkan bahwa situs tersebut aman dan terpercaya.

HTTP tidak menggunakan sertifikat ini, jadi nggak ada jaminan bahwa kamu sedang terhubung ke situs yang benar atau aman.

7. Tampilan di Browser

Kalau kamu perhatikan address bar di browser, situs HTTP biasanya tampil biasa saja, dan bahkan sekarang sering dikasih label “Not Secure” oleh Google Chrome atau Firefox.

Sedangkan HTTPS ditandai dengan ikon gembok kecil di sebelah kiri URL, atau kadang ada tulisan “Secure”. Ini jadi indikator buat pengunjung bahwa situs tersebut aman dan punya enkripsi aktif.


Nah, sekarang kamu udah tahu kan perbedaan HTTP dan HTTPS itu nggak cuma soal tambahan huruf “S” doang? Di balik huruf kecil itu, ada lapisan keamanan besar yang bikin data kamu lebih terlindungi saat berselancar di dunia maya.

Jadi, mulai sekarang, biasain cek alamat website sebelum ngisi data penting, ya. Buat kamu yang punya website sendiri, jangan ragu buat upgrade ke HTTPS biar makin aman, makin dipercaya, dan makin dilirik Google juga.

Yuk, jadi pengguna internet yang cerdas dan peduli sama keamanan online!

Subscribe to Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Technical SEO
Share This Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Copy Link
Berikan Reaksi Kamu Tentang Artikel Ini
Love0
Sad0
By Pandy Apriyandi
Follow:
Seorang konsultan SEO dan performance marketing di Impactly Agency. Penulis ingin membagikan pengalamannya dalam menghandle digital marketing pada website bisnis di berbagai industri mulai dari website baru dan lama hingga website kecil dan besar (enterprise). Dengan pengalaman digital marketing sejak tahun 2020, Pandy sudah memberikan Impact ke berbagai bisnis untuk menghasilkan lebih dari 220ribu lead dari berbagai media digital (omnichannel), mendatangkan lebih dari 7 juta visitor/klik dari Google tanpa beriklan, dan memperkuat branding di mesin pencari.
Previous Article 404 page not found HTTP 404 Page Not Found: Arti, Penyebab & Cara Mengatasinya
Next Article apa itu robots txt Apa itu Robots txt? Fungsi, Cara Kerja & Best Practicenya
Leave a comment Leave a comment
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad image
You Might Also Like
keyword density adalah
Keyword Density: Arti, Fungsi, Jumlah Ideal, dan Tipsnya
Sen, 16-Jun-2025
internal linking adalah
Internal Link: Atur Journey dari Pembaca Menjadi Pelanggan
Jum, 18-Apr-2025
garansi seo
Jasa SEO Bergaransi & Murah, Menguntungkan atau Berbahaya?
Sen, 21-Jul-2025
competitive analysis adalah
Competitor Analysis: Arti, Mengapa Penting dan Contohnya
Rab, 02-Jul-2025

Tentang Impactly

Impactly adalah konsultan sekaligus Digital Marketing Agency profesional dan terpercaya yang berorientasi data, transparan, dan menghasilkan kampanye yang Impactful untuk bisnis kamu.

Layanan
  • Jasa SEO
  • Jasa SEO Toko Online
  • Jasa Google Ads
  • Jasa Meta Ads
  • Jasa Website
  • Jasa Toko Online
  • Jasa Blog
Sitemap
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Studi Kasus
  • Blog
  • Terms and Conditions
  • Privacy Policy
Hubungi Kami
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
hi.impactly@gmail.com
082-12345-2127
Impactly AgencyImpactly Agency
© 2023 - 2025 Impactly. All rights reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?